Menulis jurnal bisa jadi tantangan tersendiri, apalagi untuk pemula. “Cara membuat jurnal” adalah topik yang sering dicari oleh mahasiswa atau peneliti yang ingin mempublikasikan hasil penelitian mereka. Artikel ini akan membahas langkah-langkah membuat jurnal yang sesuai kaidah ilmiah, tips menulis yang efektif, dan contoh singkat agar kamu lebih mudah memahami prosesnya.
Apa Itu Jurnal?

Sebelum masuk ke langkah-langkah cara membuat jurnal, kita perlu memahaminya dulu. Secara umum, ini adalah publikasi yang berisi tulisan atau artikel yang berhubungan dengan penelitian atau kajian ilmiah. Biasanya, digunakan untuk menyampaikan hasil penelitian, temuan baru, atau ulasan literatur pada suatu bidang ilmu tertentu. Dalam dunia akademik, dianggap sebagai salah satu bentuk karya ilmiah yang memiliki bobot tinggi.
Baca Juga : Cara Mengutip Dari Jurnal Terlengkap Tahun 2024
Struktur Dasar Jurnal Ilmiah
Kebanyakan jurnal ilmiah memiliki struktur yang cukup standar. Berikut ini adalah struktur yang umum digunakan:
- Judul: Ringkasan singkat yang mencerminkan isinya.
- Abstrak: Gambaran umum dari penelitian yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan dalam paragraf singkat.
- Pendahuluan: Bagian ini memuat latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penelitian.
- Metode Penelitian: Menjelaskan cara dan langkah-langkah penelitian dilakukan, seperti desain penelitian, subjek, alat, dan analisis data.
- Hasil Penelitian: Paparan dari temuan atau hasil penelitian yang disajikan dalam bentuk teks, tabel, atau grafik.
- Pembahasan: Bagian yang menganalisis hasil penelitian, mengaitkan temuan dengan teori atau penelitian sebelumnya.
- Kesimpulan: Ringkasan dari temuan utama penelitian dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
- Daftar Pustaka: Sumber referensi yang digunakan dalam penelitian.
Langkah-langkah Membuat Jurnal yang Baik
Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat jurnal yang bisa kamu ikuti:
a. Tentukan Topik dan Tujuan Penelitian
Langkah pertama adalah menentukan topik yang ingin kamu teliti dan tujuan dari penelitian tersebut. Pastikan topik yang kamu pilih memiliki relevansi dan menarik untuk diteliti. Topik yang baik akan memudahkan kamu dalam menemukan referensi dan data pendukung.
b. Kumpulkan Referensi
Langkah kedua adalah mengumpulkan referensi yang relevan. Kamu bisa mencari jurnal, buku, atau artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik yang kamu pilih. Referensi ini akan digunakan dalam bagian tinjauan pustaka dan pembahasan.
c. Buat Kerangka Penulisan
Kerangka penulisan adalah panduan yang akan membantumu menulis jurnal secara terstruktur. Tuliskan poin-poin penting untuk setiap bagian, mulai dari pendahuluan hingga kesimpulan.
d. Tulis Bagian Per Bagian
Setelah membuat kerangka, mulailah menulisnya dengan mengikuti struktur yang telah ditentukan. Pastikan untuk menggunakan bahasa yang jelas dan lugas. Penulisan yang runtut dan logis akan membuat lebih mudah dipahami.
- Mulailah dengan Abstrak: Tulis abstrak sebagai rangkuman keseluruhan dari jurnal.
- Lanjut ke Pendahuluan: Uraikan latar belakang masalah dan tujuan penelitian.
- Susun Metode Penelitian: Jelaskan cara kamu melakukan penelitian, alat yang digunakan, dan metode analisis data.
- Paparkan Hasil Penelitian: Jelaskan hasil penelitianmu secara objektif.
- Analisis di Pembahasan: Analisis hasil penelitian dan kaitkan dengan teori atau studi sebelumnya.
- Akhiri dengan Kesimpulan: Tuliskan kesimpulan yang ringkas dan jelas tentang hasil penelitian.
e. Rujuk Referensi dengan Baik
Pastikan setiap informasi atau teori yang kamu kutip memiliki sumber yang jelas. Daftar pustaka penting karena menunjukkan bahwa penelitianmu didukung oleh data dan studi yang valid.
f. Revisi dan Edit Jurnal
Sebelum mengajukan jurnal, lakukan revisi dan edit untuk memastikan bebas dari kesalahan. Periksa bahasa, ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat. Kamu juga bisa meminta orang lain untuk membaca dan memberikan masukan.
Contoh Jurnal Singkat: “Pengaruh Pola Tidur Terhadap Konsentrasi Mahasiswa”
Judul:
Pengaruh Pola Tidur Terhadap Konsentrasi Mahasiswa di Universitas XYZ
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tidur terhadap konsentrasi mahasiswa di Universitas XYZ. Dengan menggunakan metode survei dan pengujian konsentrasi, ditemukan bahwa mahasiswa yang memiliki pola tidur teratur memiliki konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang pola tidurnya tidak teratur.
Pendahuluan:
Kualitas tidur yang baik sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan kemampuan belajar. Banyak mahasiswa yang mengalami masalah konsentrasi di kelas, diduga akibat pola tidur yang tidak teratur.
Metode Penelitian:
Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 100 mahasiswa. Data kita kumpulkan melalui kuesioner mengenai kebiasaan tidur dan tes konsentrasi.
Hasil Penelitian:
Dari hasil penelitian, temukan bahwa mahasiswa yang tidur minimal 7 jam per hari memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik kita bandingkan mereka yang tidur kurang dari 6 jam per hari.
Pembahasan:
Hasil ini sejalan dengan teori tentang pentingnya tidur bagi kognisi manusia. Mahasiswa dengan pola tidur teratur cenderung lebih mampu fokus dalam kegiatan belajar.
Kesimpulan:
Pola tidur yang baik memiliki dampak positif terhadap konsentrasi mahasiswa. Oleh karena itu, mernyarankan bagi mahasiswa untuk menjaga pola tidur yang teratur.
Daftar Pustaka:
- Penulis A, Tahun. Judul Artikel. Nama Jurnal.
Membuatnya membutuhkan pemahaman tentang struktur dan proses penulisan yang tepat. Jurnal ilmiah adalah karya akademis yang penting untuk mempublikasikan hasil penelitian atau analisis secara sistematis dan kredibel. Dalam menulis, langkah-langkah seperti menentukan topik, mengumpulkan referensi, menulis sesuai struktur, dan melakukan revisi adalah bagian penting yang harus kamu perhatikan.
FAQ
Jurnal ilmiah adalah karya tulis akademis yang berisi hasil penelitian, sedangkan untuk pribadi adalah catatan harian yang bersifat pribadi dan tidak memiliki format baku.
Sebagian besar jurnal ilmiah memang berisi hasil penelitian, namun ada juga ulasan yang membahas literatur atau teori tertentu tanpa penelitian langsung.
Panjang jurnal ilmiah bervariasi, tetapi umumnya antara 5-20 halaman. Beberapa akademik memiliki aturan tertentu terkait panjang tulisan.
Boleh, namun pastikan sumbernya kredibel dan terakui di bidang akademik. Hindari mengutip dari blog atau situs yang tidak resmi.
Kamu bisa submit ke jurnal ilmiah melalui situs web mereka. Pastikan jurnalmu sesuai dengan pedoman publikasi mereka.